Selasa, 25 Juni 2013

flashback: classmeeting (1)

-->
Haiiii brohh!!! Balik lagi dengan saya JERREMY TETI.... sodara, sodara.. berhati-hatilah.. sodara, sodara.. berhati-hatilah lah...... di bogor di bogor gor, di bogor di bogor gor,,, duh apa banget gaje akyu, huek...walang sangit bgt
Jadi begindang, aku lagi mau akan segera will nyeritain tentang classmeeting di sekolahku. Kali ini classmeeting-nya beda banggetzzz loh, kan yang jadul2 tuh classmeetingnya bola voli, nah yg sekarang tuh futsal.
Menurut aku yang gabisa futsal, lebih baik bola voli (jd bisa nonton @#$%^^&*&%..). Tapi murid2 lebih milih futsal... anak cowok di kelas aku aja jd pada semangat kalo classmeetingnya futsal, malah sekarang udah masuk final, dan besok penentuannya. SEMOGA MENANG AAAAAMIIIIINNNN.... mohon dibantu yaa, do’ain yaaaa... (draft)
Ceritanya gini, sejak hari sabtu sepulang UKK (15/06) aku udah sibuk bikin poster semangat buat anak2  X-5 yg mau tanding...
Sebenarnya aku bikin 2 loh, tapi males masukinnya

Eh tauga? Aku jd seksi dokumentasi, walang sangit bgt ya?? Padahal pengen nonton pertandingan   x-5.. tapi kagapape.. daripada jadi anak lapang, mungutin bola.. yekan? Yekan?
Tapi aku pas pertandingan x-5 izin sama a asnawi (ketua osis) buat gak tugas dulu, soalnya mau ngedukung tim kesayangan dongsss.... apalagi aku kan ketua kelas.. akhirnya dibolehin
 (17/06) kelas aku tanding jam ke3 lawan X-1,, tauga?? Awalnya kelas aku ketinggalan skor loh, baru menit2 awal X-1 udah cetak gol..aduh, aku yg nontonnya aja jadi drop. Trus X-1 nambah gol lg jd 3-0.... trus kelas kita ngejar deh, kalo gak salah golnya miing deh...trus keadaan seimbang 3-3.
 pluit akhir pun berbunyi, jadi adu penalti deh.... semua udah nendang, tapi pada melenceng, mencos-mencos semua.... trus tim kelas aku nyuruh aldi (kipper) buat nendang penalti, padahal udah gol, tapi di-anulir dan harus ngulang.
Alhamdulillahnya pada tendangan penalti kedua aldi, gol lagi... para pemain langsung lari2 jingkrak2 ke arah supporter (maksudnye kearah kite) trus kita sambut deh dengan jeritan-jeritan khas kelas   X-5, trus kita nepuk2 punggung semua pemain (tandanya muji gituu)...
Abis itu ya gitu... ngasih aer,dll..trus ngasih pengumuman, besok tanding lagi getoh....

Hari kedua, mentang2 Cuma classmeeting, orang yg bernama Deasy Lucyana males-malesan dirumah, jam 6.30 belon mandi.. malah maen badminton ame berdi (nama konyol adikku)
Trus abis itu baru mandi, trus dapet sms dr eva katanya suruh nungguin dia dulu, pas nungguin aku kan nunggunya didepan gerbang, trus kepikiran sesuatu deng, aku mungut 3 buah batu trus dimasukin ke botol mizone kosong..tadadadadaaaaa, ngeluarin bunyi bising deh... botol itu jd personil baru supporter TOA X-5 (Aku, yanti, saroh, okta,niar,amih,anggia,intan,dll)
Trus pertandingan semifinal  X-5 pun dimulai, aku pun pura2 lupa soal tugas jd seksi dokumentasi (jangan ditiru yaaaa)..eh bohong deh, aku tetep fotoin pertandingan kok (tapi dikit) xixixi
Pertandingan yg lumayan sengit antara X-5 vs X-3, dan gooooooollllll.... kalo gak salah hilman yg cetak gol pertama..... kita pun bersorak tambah kuat dg dibantu botol mizone, trus ngangkat2 poster semangat yg aku buat deh...
Karena sengit,... aku,okta,saroh,dkk jerit2 terus manggil2 nama pemain x-5 yg lagi menggiring bola. Trus kalo pemain lawan ngedeketin gawangnya kita, kita juga jerit2 sambil ngucap “yaAllah, Allah Hu Akbar Subhanallah....jangaaaan jangaaaaaan, jangaaaaan, jangaaaaan masuk plissss” trus gerak2in tangan kayak yg dadah gitu (tandanya jangan) dan alhamdulillah, gak masuk....
Rada malu sih diliatin orang sama kakak kelas, ah tapi bodo amat... apalagi aku, supporter tertakmau diam, kalo pemain X-5 udah ngedeketin gawang lawan, aku jadi loncat2 ngikutin arah bola sambil jerit2  (tapi loncat2nya di tempat penonton, bukan dilapang.. gile aje) 
Trus pas supporter toa X-5 pada diem aku masih jerit2 nyemangatin, pas aku ngejerit “hilmaan, ijuyyy, adaaam, miing semangaaaaaaat”
Eh, kakak2 kelas-ku yg cowok pada nyorakin,, gak mutu banget yegak?? Malu? Ah biasa aja..wkwkwk
Gile, pemainnya x-3 galak2, pada narik2 baju pemain kita, trus kadang2 juga nyenggol dgn sengaja... tapi....Tak lama gooool bagi x-5, tak lama lagi gooolll buat x-5, lalu goool buat x-5, setelah itu gooool goooll bagi x-5,
Tim X-5 mulai menjauhi X-3, udah 5-0 buat X-5,,,, trus pas aku lagi minta betadine, ternyata X-3 nyuri gol  deh..yaaaah :(( jd 1-5 deh,, tapi pas aku lg jalan ke tempat supporter toa sambil bawa betadine, kelas kita nyetak gol lagi deh... jadi  6 – 1 buat X-5... TIM KITA MENAAAAANG.
Pemain X-5 langsung goyang2 jingkrak2 sambil lari, trus kita lemparin minuman....ternyata banyak yg luka2 gitu, ya bayangin aja maennya di lapangan aspal trus jatuh... ya pasti luka lah, miing aja lututnya berdarah banyak bgt, aldi juga sama, hilman tangannya sakit.. ohmaygod... tapi  tim X-5 masuk BABAK FINAL lawan xi ips 3

Semoga besok tim X-5 menang jadi juara 1 yaAllah, aaaamiiiin. Berilah kekuatan pada
-          Aldi
-          Adam
-          Yudi
-          Hilman
-          Bowo
-          Rizal
-          Miing

Supaya bisa nyetak gol, dan beri mereka kesehatan buat besok tanding, tolong sembuhkan cidera & luka mereka, beri stamina yg kuat... pokoknya yg terbaik buat X-5... aamiin
oke... nanti dilanjut dengan cerita classmeeting (2) yaaaa

foto classmeeting






Annelida

hai... sebenernya ini tugas kelompok biologi aku dulu. semoga berguna bagi kalian yaaaa :)


Merupakan kelompok cacing dengan tubuh bersegmen.
Tiap ruas dibatasi oleh sekat ( septum ).
Pencernaan sempurna.
Merupakan hewan triploblastik yang sudah memiliki rongga tubuh sejati ( hewan selomata ).
Memiliki panjang tubuh sekitar 1 mm hingga 3 m.
Bentuk tubuh : simetris bilateral dan bersegmen menyerupai cincin.
Cara hidup : bebas , sebagian sebagai parasit à menempel pada vertebrata termasuk manusia.
Habitat : di dasar laut , perairan tawar , ditanah / ditempat lembab.
Reproduksi : - seksual : dengan pembentukan gamet.
 - fregmentasi  berfregmentasi.


         .      Pengertian dan Sistem Fisiologis Phylum Annelida
       Annelida yang sering disebut Annulata  adalah cacing gelang dengan tubuh yang terdiri atas segmen-segmen dengan berbagai sistem organ tubuh yang baik dengan sistem peredaran darah tertutup. Annelida memiliki segmen di bagian luar dan dalam tubuhnya.Antara satu segmen dengan segmen lainya terdapat sekat yang disebut septa.Pembuluh darah, sistem ekskresi, dan sistem saraf di antara satu segmen dengan segmen lainnya saling berhubungan menembus septa. Rongga tubuh Annelida berisi cairan yang berperan dalam pergerakkan annelida dan sekaligus melibatkan kontraksi oto . Ototnya terdiri dari otot melingkar (sirkuler) dan otot memanjang (longitudinal).
       Sistem pencernaan annelida sudah lengkap, terdiri dari mulut, faring, esofagus (kerongkongan), usus, dan anus.Cacing ini sudah memiliki pembuluh darah sehingga memiliki sistem peredaran darah tertutup.Darahnya mengandung hemoglobin, sehingga berwarna merah. Pembuluh darah yang melingkari esofagus berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Sistem saraf annelida adalah sistem saraf tangga tali.Ganglia otak terletak di depan faring pada anterior. Ekskresi dilakukan oleh organ ekskresi yang terdiri dari nefridia, nefrostom, dan nefrotor.Nefridia ( tunggal – nefridium ) merupaka organ ekskresi yang terdiri dari saluran.Nefrostom merupakan corong bersilia dalam tubuh.Nefrotor merupakan pori permukaan tubuh tempat kotoran keluar.Terdapat sepasang organ ekskresi tiap segmen tubuhnya.
       Annelida umumnya bereproduksi secara seksual dengan pembantukan gamet. Namun ada juga yang bereproduksi secara fregmentasi, yang kemudian beregenerasi.Organ seksual annelida ada yang menjadi satu dengan individu (hermafrodit) dan ada yang terpisah pada individu lain (gonokoris).
B.       Ciri-ciri tubuh dan habitat phylum Annelida
       Cacing yang termasuk phylum Annelida berbeda dengan cacing lainnya, karena dilihat dari Ciri-ciri tubuh phylum Annelida adalah sebagai berikut:
1.      Tubuhnya terbagi ke dalam satu deretan memanjang ruas-ruas serupa yang juga disebut metamer (metemere) atau somit (solimetes), yang kelihatan daru luar karena adanya sekat yang dinamakan septa atau sekat.
2.      Rongga tubuh antara saluran pencernaan dan dinding tubuh merupakan rongga tubuh yang sebenarnya. Dilapisi oleh epidermis yang biasanya disebut peritoneum.
3.      Pada bagian anterior terdapat ruas prae oral, yang disebut prostomium.
4.      Sistem  saraf terdiri atas sepasang syaraf sehingga disebut system saraf tangga tali.
5.      Tubuh dilapisi oleh lapisan kutikula, tetapi bahannya bukan dari chitine. Permukaan tubuh ada yang dilengkapi dengan bulu-bulu kitin atau bulu kaku.
6.      Pada rongga tubuh terdapat sekat chitine yang disebut septum.
7.      Sebagian besar annelida hidup dengan bebas dan ada sebagian yang parasit dengan menempel pada vertebrata, termasuk manusia. Habitat annelida umumnya berada di dasar laut dan perairan tawar, dan juga ada yang segaian hidup di tanah atau tempat-tempat lembap. Annelida hidup diberbagai tempat dengan membuat liang sendiri.
C.      Klasifikasi Phylum Annellida beserta Contoh Spesiesnya
Annelida dibagi menjadi tiga kelas, yaitu Kelas Chaetopoda, Kelas Archiannelida dan Kelas Hirudinea.
1.      Kelas Chaetopoda (cacing berambut banyak)
       Kelas Chaetopoda, merupakan cacing annelid yang hidup dilaut, air tawar dan di darat, dengan ruas-ruas tubuh yang kelihatan nyata, mempunyai skat-sekta antara, bulu kaku dan sebuah rongga tubuh.
a.       Ordo Polycheta
            Polychaeta (dalam bahasa yunani, poly = banyak, chaetae = rambut kaku) merupakan annelida berambut banyak.Tubuh Polychaeta dibedakan menjadi daerah kepala (prostomium) dengan mata, antena, dan sensor palpus.
       Polychaeta memiliki sepasang struktur seperti dayung yang disebut parapodia (tunggal = parapodium) pada setiap segmen tubuhnya.Fungsi parapodia adalah sebagai alat gerak dan mengandung pembuluh darah halus sehingga dapat berfungsi juga seperti insang untuk bernapas. Setiap parapodium memiliki rambut kaku yang disebut seta yang tersusun dari kitin.
       Contoh spesies Polychaeta yang sesil adalah cacing kipas (Sabellastarte indica) yang berwarna cerah. Kebanyakan Polychaeta hidup di laut serta memiliki parapodia dan setae. Sedangkan yang bergerak bebas contoh spesiesnya adalah Nereis virens (cacing pasir), Marphysa sanguinea, Eunice viridis(cacing palolo), dan Lysidice oele(cacing wawo).



KLasifikasi
Kigdom            : Animalia
Phylum : Chaetopoda
Ordo                             : Polycheta      
Familia  : Nereidae
Genus   : Nereis
Spesies : Nereis vireis
                                                  (Romimohtarto, 2007:163)
                        Cacing ini terkenal sebagai cacing pendiam. Sistem digesti dimulai dari faring ke esophagus, dan terus ke usus (ventrikulo-intestinum). Ke dalam esophagus itu bermuara dua kantong kelenjar usus berkonstriksi secara teratur.
                        Sistem respirasi dan sirkulasi berlangsung melalui kulit, terutama di parapodia. Darahnya mengandung pigmen merah (hemoglobin), mengalir dalam pembuluh-pembuluh kontraktil yang disebut pembuluh-pembuluh longitudinal dorsal. Darah dalam pembuluh-pembuluh ini mengalir ke anterior, sedangkan darah dalam pembuluh-pembuluh longitudinal ventral mengalir ke posterior.
                        Sistem ekskresi dalam tiap segmen, kecuali yang terakhirvdan yang pertama, terdapat sepasang nefridium untuk membersihkan segmen disebelah anterior dari segmen tempat nefridium terdapat.
Sistem saraf terdapat ganglion serebral atau ganglion suprasofageas, dapat juga disebut otak yang terletak di sebelah dorsal kepala. Ganglion suprasofegeal itu dihubugnkan dengan ganglion subesofageal oleh 2 buah saraf sirkumesofageal. Dari ganglion subesofageal itu mengalir ke belakang saraf ventral. Dalam tiap metamer (segmen), batang saraf ventral itu membuat tonjolan sebagai segmen ganglion. Batang  saraf ventral bercabang-cabang lateral.
                        Sistem reproduksi, dimana Nereis ini bersifat diesius. Testis atau ovarium terbentuk pada dinding selom, dan tersusun segmental (beberapa atau banyak segmen). Gamet tua keluar dengan paksa melalui dinding tubuh. Luka pada dinding akibat keluarnya gamet itu segera tertutup kembali. Fertilisasi terjadi di dalam air dan zigot tumbuh menjadi trokofor.
b.      Ordo Oligochaeta
            Oligochaeta (dalam bahasa yunani, oligo = sedikit, chaetae = rambut kaku) yang merupakan annelida berambut sedikit. Oligochaeta tidak memiliki parapodia, namun memiliki seta pada tubuhnya yang bersegmen.
            Contoh  spesies  dair Oligochaeta yang paling terkenal adalah cacing tanah.Jenis cacing tanah antara lain adalah cacing tanah Amerika (Lumbricus terrestris), cacing tanah Asia (Pheretima), cacing merah (Tubifex), dan cacing tanah raksasa Australia (Digaster longmani). Cacing tanah, yang cenderung memiliki sedikit setae yang bergerombol secara langsung dari tubuhnya. Cacing tanah memiliki kepala atau parapodia yang kurang berkembang. Pergerakannya dengan gerak terkoordinasi dari otot-otot tubuh dibantu dengan setae. Cacing tanah tinggal dalam tanah lembab, karena badan yang lemnan digunakan untuk pertukaran udara.  Cacing tanah mempunyai bentuk tubuh memanjang, gilig, dengan segementasi Nampak jelas dari luar sebagai lipatan-lipatan kutikula.  Cacing ini memakan oarganisme hidup yang ada di dalam tanah dengan cara menggali tanah.Kemampuannya yang dapat menggali bermanfaat dalam menggemburkan tanah.Manfaat lain dari cacing ini adalah digunakan untuk bahan kosmetik, obat, dan campuran makan berprotein tinggi bagi hewan ternak.


Klasifikasi
Kingdom                      : Animalia
Phylum             : Annelida
Classis              : Chaetopoda
Ordo                : Oligochaeta
Familia             : Lumbricidae
Genus               : Lumbricus
Species                        : Lumbricus terrestris
                                                (Jasin, 1984: 123)
            Sistem pencernaan berupa sebuah tabung lurus mulai dari mulut lalu faring yang kuat dan membengkak (segmen 2-6), esophagus (segemen 6-14), ingluvies (tembolok) yang berdinding tipis (segmen 14-17), lambung tebal (segmen 17-18), kemudian usus halus (segmen 19 sampai segemen terakhir) dan anus.
            Sistem respirasi dan sirkulasi, dimana cacing tanah bernapas malaui kutikula yang menutupi seluruh tubuhnya. Pernapasan berlangsung hanya jika kutikula itu basah. Pembuluh-pwmbuluh kapiler dalam tubuh mengambil oksigen dan melepaskan CO2 . Sistem pembuluh darah terdiri dari 2 pembuluh longitudinal utama dan 3 pembuluh longitudinal lainnya yang lebih kecil. Darah mengalir ke depan dlaam pembuluh darah dorsal melalui pasang jantung yang berotot, masing-masing dalam segmen ke7-11, terus ke pembuluh darah ventral setelah itu darah mengalir ke dinding tubuh, lalu kembali lagi ke pembuluh dorsal melalui 3 pembuluh longotidinal yang kecil-kecil itu. Darah cacing tanah berwarna merah. Darah terdiri dari cairan plasma yang mengandung amoebosit, yaitu butiran-butiran yang tidak berwarna.
            Sistem pembuangan (ekskresi) berupa tabung nephridia bergelung di setiap segmen dengan dua lubang; satu corong bersilia yang mengumpulkan cairan coelom, dan satu lainnya adalah lubang keluar tubuh. Antar dua lubang itu, tabung nephridia membuang zat sampah dari saluran peredaran darah.
            Sistem saraf berupa sebuah rantai ganglion ventral, tipa segmen dengan rantai, mulai dari segmen ke-4. Di samping itu ada ganglion suprafangeal anterior yang juga disebut “otak” yang terletak dalam segmen ke-3. Korda saraf disekitar faring menghubungkan otak dengan ganglion venreal pertama.
            Sistem reproduksi cacing tanah bersifat hermaprodit, tetapi tidak terjadi fertilisasi oleh dirinya sendirir (self-fertilizing). Di sini ada 2 pasang testis, masing-masing terletak dalam segemn yang dibungkus oleh vesikula seminalis yang berjumlah 3 pasang. Kopulasi berlangsung di malam hari. Selama kopulasi reseptakulum (kira-kira 3 jam), spermatozoa dari ekor cacing dipindahkan ke dalam  reseptakulum seminalis cacing lain. Bias any terjadi fertilisasi silang. Setelah kopulasi, dua ekor cacing berpisah. Kokom kemudian terbentuk pada masing-masing cacing kira-kira pada klitelium. Setelh kokon menerima telur dari spermatozoa, kemudian cacing menarik kembali kokon belakang dan lubang kokon tertutup. Kokon itu kemudian membungkus zigot-zigot yang terbentuk, dan masing-masing zigot tumbuh menjadi cacing kecil dalam kokon. Kokon yang berisi cacing-cacing kecil itu diletakkan dakan tanah yang lembab.
2.      Kelas Archiannelida
       Kelas Archiannelida merupakan Annelida laut yang kecil tidak mempunyai setae, tidak mempunyai parapoda. Ruas-ruas tubuhnya tak dapat dibedakan dari luar. Prostomiumnya mempunyai sepasang tentakel.  Lubang  mulutnya terletak dibagian bawah dari ruas pertama dan lubang anusnya di ruas terakhir. Sepasang celah berbulu getar masing-masing di sisi prostomium. Rongga tubuh terbagi-bagi menjadi ruang-ruang oleh sekat-sekat. Alat-alat dalam diulang-ulang keberadaannya sehingga hamper setiap tuas memiliki rongga tubuh, otot longitudinal, sepasang nefridia, sepasang gonad, satu bagian dari saluran pencernaan dan bagian dari benang saraf ventral.
       Anggota-anggota kelas ini hidup di laut, struktur tubuh masih sederhana. Bersifat diesius atau hermafrodit. Contoh spesiesnya adalah Polygordius sp. Dimana hewan ini hidup disepanjang pantai, bentuknya menyerupai larva poliketa yang primitive atau sebagai poliketa yang telah mengalami degenerasi. Bentuknya seperti benang dngan panajng 100 mm, dan penampang dengan  radius kira-kira 1 mm, dari luar somit (segmen) tidak nampak jelas. Prostomium dengan 2 buah tentakel perasa. Alat-alat tubuh dalam seperti pada polikata umumnya, tetapi lebih sederhana. Selom dibagi ke dalam kompartemen-kompartemen, tiap kompartemen dilengkapi dengan sepansang nefridia. Sistem saraf terletak dalam epidermis. Perkembangan-biakan Polygordius mencakup Larva berbentuk trokofor, somit-somit terbentuk di bagian posterior selama proses metemorfosis. Dewasanya tubuh melalui perpanjangan ujung anus. Perpanjangn menjadi beruas-ruas dan dengan pertumbuhan yang berkelanjutan akhirnya menjadi hewan dewasa.
3.      Kelas Hirudinea
       Hirudinea merupakan kelas annelida yang jenisnya sedikit. Hewan ini tidak memiliki arapodium maupun seta pada segmen tubuhnya. Panjang Hirudinea bervariasi dari 1 – 30 cm.Tubuhnya pipih dengan ujung anterior dan posterior yang meruncing. Pada anterior dan posterior terdapat alat pengisap yang digunakan untuk menempel dan bergerak. Sebagian besar Hirudinea adalah hewan ektoparasit pada permukaan tubuh inangnya.Inangnya adalah vertebrata dan termasuk manusia.Hirudinea parasit hidup denga mengisap darah inangnya, sedangkan Hirudinea bebas hidup dengan memangsa invertebrata kecil seperti siput.
       Contoh  spesies Hirudinea parasit adalah Hirudo medicinalis (lintah). Linta mencapai panjang 5-8 cm, pipih dorsoventral, dengan 26 metamer, tetpai dari luar nampak tiap metamer itu mempunyai 2-5 anulasi (cincin yang melingkari tubuh). Pada linta tidak ada setae dan parapodia. Pada sebelah anterior terdapat sebuah penghisap oral, dan pada sebelah posterior ada lagi sebuah kedua penghisap itu untuk menempel pada inang waktu mneghisap darah. Mulut mempunyai 3 buah ranah dari kitin yang tersusun dalam segitiga. Tiap rahang tertutup dengan sersi (gigi-gigi kecil seperti pada gergaji). Segemen 9-11 berfungsi sebagai klitelium. Pada Saat merobek atau membuat lubang, lintah mengeluarkan zat anestetik (penghilang sakit), sehingga korbannya tidak akan menyadari adanya gigitan. Setelah ada lubang, lintah akan mengeluarkan zat anti pembekuan darah yaitu hirudin. Dengan zat tersebut lintah dapat mengisap darah sebanyak mungkin.


Klasifiksi:
Kingdom          : Animalia
Phylum : Annelida
Classis                            : Hirudinea    
Ordo                : Holoturoidea
Familia : Hirudoaceae
Genus               : Hirudo           
Species            : Hirudo medicinalis
                                                (Jasin, 1984: 131)
       Sistem pencernaan  linta dimulai dari mulut terus ke faring yang berotot (segmen 4-8) dan dikelilingi dengan kelenjar ludah. Kelenjar ini menghasilkan secret yang mengandung bahan anti-koagulasi (mencegah mengentalnya darah). Dari faring terus ke tembolok yang dilengkapi dengan 11 pasang kantung lateral memanjang sampai segmen ke-18. Kantung-kantung yang memanjang itu kemudian bersatu lagi menjadi lambung yang di sebelah dalamnya terdapat lipatan-lipatan spiral internal yang berguna untuk mencerna darah yang mengalir dari tembolok secara berangsur-angsur. Dari lambung saluran digesti melanjut ke usus, rectum, dan berakhir sebagai anus disebelah posterior.
       Sistem respirasi dan sirkulasi berlangsung melalui permukaan kulit. Darah yang mengandung hemoglobin mengalir dalam pembuluh-pembuluh longitudinal yang berotot di sebelah lateral tubuh. Di sebelah dorsal dari ventral tuubh juga ada sinus-sinus berdinding tipis yang secara tidak langsung menghubungkan pembuluh-pembuluh longitudinal berotot itu dengan ronga-rongga dalam selom.
       Sistem ekskresi dimana setiap segmen dari segemen ke 7-23 berisi nefridia yang berpasangan. Masing-masing nefridia mempunyai ekspnasi berupa vesikula yang berbentuk gelembung dan merupakan muara saluran ekskresi.
       Sistem saraf pada lintah sama seperti pada cacing tanah, tetapi pada linta ganglion-ganglion ventralnya lebih jelas, sedangkan ganglion serebral lebih kecil. Linta bermata 10 buah (5 pasang) dan terdapat pada 5 segmen pertama. Pada segmen-segmen selanjutnya terdapat organ-organ sensoris.
       Sistem reproduksi dan perkembangbiakan lintah itu hermaprodit dengan beberapa pasang tetstis dan satu pasang ovarium. Untuk reproduksi diperlukan fertilisasi silang. Massa sel sperma (spermatofor) yang telah mengental (aglutinasi) dimasukan ke dalam vagina lintah partenernya melalui penis. Fertilisasi berlangsung secara internal dan pekembangan tejraid dalam kokon serti cacing tanah. Tiap telur yang dibuahi menjadi zigot dan tumbuh menjadi linta-linta kecil dalam kokon.
D.      Peranan dari phylum Annelida
Peranan Annelida dalam kehidupan :
a.    Cacing tanah dapat menyuburkan tanah, karena membantumenghancurkan tanah dan membantu aerasi tanah.
b.     Cacing palolo dan cacing wawo dimanfaatkan msayarakat di daerah tertentu dijadikan sebagai makanan
c.    Lintah menghasilkan zat hirudin atau zat antikoagulan atau zat anti pembekuan darah.

Senin, 24 Juni 2013

Kangen

hai... aku aku....akuuu kangeeeeeeeen sekolah hiks :( liburan kali ni sumpah gak mutu banget.aku jadi pengen cepet masuk sekolah. nih ya, kata ortu kalo aku jd juara 1 bakalan dibeliin keybord (ituloh, yg kayak piano itu..hihi) nah, sekarang keinginan mereka udah aku kabulkan, tapi MANAAAAAAA??? MANAA KEYBOARDNYA??? ah taudeh.

aku kangen ulangan
aku kangen dimarahin guru
aku kangen belajar
aku kangen anak konyol X-5... huhuhu hikshiks :(
aku kangen guru, bu yeni, bu titin, pak gurda, pak suryadi, pak dace, pak erion, pak sudarmaji, bu ari, bu hafidoh, bu reni, bu iis, bu eem, pak indra, bu lamria, bu siti amenah, semuanya deh
aku kangen jajan di kantin
aku kangen tukang bastus
aku kangen mas penjaga sekolah
aku kangen bu perpus
aku kangen pas UKK
aku kangen konyolan di X-5
aku kangen gitar  X-5
aku kangen wc
aku kangen cermin depan wc
aku kangen suara bell
aku kangen lapangan
aku kangen parkiran
aku kangen rapat OSIS
aku kangen pengumuman
aku kangen uang jajan
aku kangen belajar
aku kangen buku pelajaran
aku kangen nulis
aku kangen kakak2 ganteng
aku kangen soundtrack oray X-5
aku kangen nyanyian bintang X-5
aku kangen suara ketawa anak X-5
aku kangen merekaaaaaaaaaaa
aku kagen semua yang berhubungan dengn sekolah.. aku gak mau pisah dari X-5 YAALLAH. TAPI AKU PENGEN MASUK KELAS IPA, TAPI TEMEN - TEMENKU DI X-5 HARUS SEKELAS LAGI SAMA AKU.... ah.. itu doa konyol :(

Jumat, 17 Mei 2013

Lomba regu berprestasi dan alimpaido

LOMBA REGU BERPRESTASI DAN ALIMPAIDO

Hai hai hai.... i’m come back nih... lama banget ya gak nongol nulis post.
Banyak sih yang mau aku ceritain, tapi yang paling mau sih tentang acara pramuka kemarin.

Gini, kemarin kan (11/05) kwarran cariu itu bikin acara buat pramuka SD & SMP, nah anak pramuka SMA & SMK jadi panitianya gitu  gitu deh..

Awalnya gini, sejak satu minggu sebelum acara kita udah bagi-bagi tugas & bikin soal. Aku kebagian di pos 3 bareng Wardi, Dian (atun), Anim, Devi (mbeh) dg koordinator ka Ridwan & Ka Iyus (iyus?? Miapah??) tentang ngukur tinggi pohon gitu..

Kita udah seneng aje tuh, gak disuruh bikin soal pake sandi-sandi... kite malah ngobrol aje gitu nongkrong2 liatin org sibuk, eh ternyata kita juga disuruh bikin soal buat anak SMP

Skip-skip-skip

Sabtu 11 mei, malemnya aku dapet jarkom gitu.. katanya suruh kumpul di sekertariat jam 06.30 (hah? Apa? Hah?) <- kaget. Dan smsnya harus disebarin, tapi aku gak nyebarin..xixixixi
Eh, Rikha (otto) sms

D hareup gang des.
deasy siap cn ?
dia sms lagi.....................................
Rikha ntos siap. Tinggal nungguan timbell..
Eh, dia sms  $#%$&^*&*deasylucyana)(**^%$%_++)(&4r
Des siap
Dan tanpa capeknya dia sms lagi..,,,
Rikha d gang.

Yaudah, gara2 rikha sms tanpa henti, aku gak sarapan dulu dan langsung cus ke rumah rikha & go to location.
Di jalan kita ketemu sama dian, dia diem aja di sisi jalan kayak apagitu, kita tanya deh
“ngapain oiiiii?”
“nungguan si kriwil, pang smskeun naha, titah bawa jajangkungan”
“sini aje kite bawain” kite bawain deh tuh jajangkungan dg susah payah...

Alhamdulillahnya, baru aje motor maju sebentar eh dateng tuh si kriwil & guntur buat jemput jajangkungannya.. YEAAAYYY \(^_^)/

Sampai di sekertariat udah kumpul semua, aku kira mau dihukum, eh ternyata masih banyak yg belum datang juga.
Akhirnya aku memutuskan untuk berfoto sama cendramata gitu.

Berangkat ke lokasi pake motor, aku kebagian pos yang jauhhhhhhh banget... jalannya juga setapak banyak rumputnya dan jeleeeeekkkk banget....
Aku udah mau nangis tuh, minta ditolongin buat bawain motor, tapi gak ada yg mau nolong :-((((
Sampai di pos itu aku sempet kaget, ternyata nanti anak2 SD disuruh ngukur tinggi pohon beringin yang gedeee bangeeet & dibawahnya itu ada banyak kuburan trus ada juga kuburan yang masih baru.... boro-boro anak SD & SMP, aku aja gak berani & sempet nangis dikit disana. Ya bayangkan saja, kita ada di tempat banyak kuburan Cuma bertiga, gak ada kakak seniornya, dan aku ceweknya sendirian karena dian gak dateng2 trus devi bapaknya meninggal.

Trus wardi & anim mau ninggalin aku sendiri gitu disana, jadi tambah sedih kan?? Yakan??
Akhirnya aku ikut aja ke rumah warga gitu buat minta izin.. bapak2nya itu gak nyambung diajak ngomongnya, tapi yang aku tangkep sih diizinin.
Karena kita takut yah, jadinya kita pergi ke sawah aja, yang lokasinya agak panas.
Setelah beberapa lama, datang ka Ridwan, kita makan bekel dulu deh.
Trus kita dengan berat bilang “gak diizinin buat pos di pohon beringin” padahal sih diizinin, tapi karena banyak kuburan kan jadi takut, yaudah kita bohongin ka ridwan. aku senyum-senyum aja denger si wardi & anim bohongin ka ridwan.

Akhirnya kita ganti lokasi deng,datang tuh satu regu putri SD, kita suruh masukin benang ke jarum sambil jalan sebelum dikasih soal.setelah makin siang makin panas, akhirnya pas yg datang anak SMP kita pindah lokasi ke tempat teduh..

Eh iya, pas ada regu putra dari MTs ya, pinru-nya itu mirip Bagas. Tau kan bagas?? Itu loh yang jadi juara icil yang ganteng itu..tapi ini agak item & lebih tinggi (Iqbaal, kamu jangan envy ya babe koetylku... kamu tetep no.1 kok ganteng!! Xixixi)
Itu anak bener-bener mirip bagas, serius banget itu BAGAS KW SUPER... aku kerjain aja suruh nyanyi “eh, bagas ya! Nyanyi dong!” *dia celingak celinguk* “hey, iya kamu. Kamu pinru kan?? Mirip bagas! Nyanyi dulu dong!”
Wardi : “namanya sulistyo des” sambil nunjukin papan namanya
Aku : “ah, namanya bagas!”

“eh cepet nyanyi” kata wardi dengan nada agak tinggi
“nyanyi apa?”
“terserah”
“lagu nasional apa bebas?”
“bebas.. bebas”
*diem*
Akhirnya bagas KW nyanyi lagunya Cakra Khan-Harus Terpisah

Dia nyanyi dari awal sampai akhir lagu, aduh agak gak tega sih jahilinnya, tapi ah mumpung jadi senior nih..wkwkwk

Trus, setelah semua peserta selesai kita yang pusing buat rekap nilainya.
Abis rekap nilai, kita pulang ke sekertariat lewat jalan yang terjaaaaaaaalll banget... akhirnya motor aku dibawain kak Irfan...
Sampai di sekertariat, ka mamak bawa anaknya burung hantu yang dia dapet di pos 5, anak burung hantu itu unyu banget, akhirnya aku foto dulu deh bareng anak burung hantu itu..

Karena lapar, aku sama nunu pergi beli mie cup, tapi kita gak kenyang.. akhirnya turun tangga trus menyusuri jalan buat cari makanan.. akhirnya kita masuk ke kedai bakso...
Trus abis itu pulang.

p.s. hari yang melelahkan tapi seru. It’s memorable momment
-Deasy Lucyana-